Aku untukmu
Aku lelaki
Yang diam selalu
memujamu
Yang berbicara
selalu pada kuasa untuk menjagamu
Biar rindu seperti
syahdu
Yang sayang semanis
madu
Kau wanitaku
Alasan otak menjadi
bodoh
Penuh dengan
nama-namamu sajah
Alasan mulut penuh
dengan busa
Selalu terucap pada
kuasa
“jaga dia,jaga dia,
jaga dia” pintaku
Aku sang lelakimu
Yang tidak diam
saat kau terluka
Biar aku menjadi
senyummu
Bila kau bosan, aku
siap pergi
Biarkan, biarkan
saja!
Hingga hatimu
mencari dan berkata
“dimana sang
lelakiku?”
Dan kau menangis lalu
menjadi sejuta rindu
#pecandupena
#rizalwahid
Komentar
Posting Komentar