Sambutan penghianatan

_Ucap lelaki pada sang kasih_
"Aku pergi sebentar" pintaku pada sang kasih.
"Baiklah jaga dirimu untukku", pesannya.
Kaki mulai melangkah
Aku semakin jauh, tanpa sadar mulai menghilang
Lambaian tangan bergoyang berirama
Menyimpan pesan "cepatlah kau kembali"
Sepertinya angin rindu mulai datang
Tak usah khawatir karena hanya ragaku yang pergi
Tapi hati selalu kau genggam, percayalah padaku.

_suasana sikasih_
Sang kasih yang menunggu
Detik, menit, jam, hari, sampai pekan sudah terlewat.
Sepertinya tanpa ada kabar darimu
Aungan rindu yang selalu bergumam
Berharap balasan yang menjadi nostalgia
Sepertinya itu hanya harapan fana
Apa mungkin dirimu sudah lupa ?
Sang kasih cantik menunggu beralasan cinta
.......

_lelaki membalas_
"Rindu,rindu,rindu" lelakimu menggrutu
Dari kejauhan arah padamu tertuju.
"Aku harap aku tetap menjadi milkimu"
Kau tau wahai kasih ?
Senyummu yang bergaris di bibir, membuat alasan segala rindu
Percayalah, aku akan pulang
Menemai sedihmu akan kesendirian
Bersabarlah, menahan jahatnya angin malam tanpa kehangatan.

_hati kasih mulai pudar_
Bosan mengalahkan rindu
Aku yang punya hati mulai sendu
Tanpa kabar sedikitpun darimu.
Ku harap itu kau, tapi sang arjuna menampilakan pesona
Ku mulai tertarik, coba ku olehkan hati padanya.
Memang hati kecil selalu terucap
"Ingat dia ingat dia" ah lupakan saja!
Mungkin dia sudah tiada, fikirku.
Hanya doa yang ku jaga sebagai pengganti cinta

_sambutan penghianatan_
Hai sang kasih tersayang
Aku melangkah untuk lekas pulang
Semoga senyuman menyambut diriku datang.
Alunan kaki yang berirama "mana dia mana dia" sang mata kaki sembari mencari
_Aku sampai_
Dari sudut pintu kota ku terbelalak
Mata yang datang serasa ingin pergi kelak
Kau kasihku ? Apa kau sakitku ?
"Penghianat!" tanpa sadar ku teriak.
Dengan tubuhmu tubuhnya menyatu dalam pelukan
Dalam hadapku kau berirama padanya.

_Cakap cakap si kasih dan lelaki_
Siapa dia ?
"Dia sang arjuna" ucapnya dengan nada liar
Alasan alasan pahit tertutur bagai sang ular
"Stop" ku taroh pada bibirmu ini jari
Baiklah, biarkan aku pergi.

_pesan untuk sikasih_
Kau tau kasih ?
Aku senang dengan apa yang kau beri
Sambutan selamat datang yang menyayat hati
Tapi kau tak usah khawatir
Biar ku jaga kau dari jauh
Aku tetap terjaga jika kau bosan
Menjaga pintu hati yang jika kau datang ku buka dengan penuh senang hati
Tapi perlu kau ingat, aku bukan dulu yang penuh cinta  selain sang kasih
Hanya sebatas jiwa yang bersandar pada sedih.

#pecandupena
~Rizalwahid

Komentar

Postingan Populer