dirimu wahai gadis malam
......
Gadis rembulan berjalan diindahnya malam
Seperti lukisan hitam ditengah malam
Sangat gelap hanya ada rindu yang dalam
Aku hanya terpana, terbujur kaku dan diam
Aku harap aku secuil api yang kau gengam
Tapi tidak saat mati lalu kau siram
Mendekatlah wahai gadis malam
Bersandar dan masuk ke hati paling dalam
Baiklah, cara ini memang kau hidup
Dengan cahaya terang yang mulai redup
Mungkin kau nyaman dengan angin malam yang selalu bertiup
Tapi sunguh ragamu sangat ingin ku peluk
Lihatlah wahai gadis malam, sang fajar mulai terlihat
Sungguh dirimu tak ingin mendekat ?
Ragaku dan ragamu mungkin saja dapat terikat
Menjadi pasangan yang lebih malam nan pekat
#pecandupena

Komentar
Posting Komentar