Terpisah karena tahta
........
Ketika
tahta mulai berkata
Kau
bagai putri dari sang raja
Kau datang di tengah kota
Kau
menjadi fokus dari sang para mata
Dirimu
memang bagai bidadari dari nirwana
Dengan
mahkota yang bersinar bagai sang surya
Aku
hanya lelaki kota biasa
Dengan
kaki yang tidak bisa apa-apa
Memang,
diriku memandang dari atas kursi roda
Bagaimana
aku untuk menyapa
Kau
berjalan dengan 1000 prajurit istana
Mungkin
melihatpun aku berdosa
Hi kau
wanita yang penuh tahta
Mengapa
kau selalu berbicara harta
Dengan
lelaki yang tak punya apa-apa
Memang
harta aku tak punya
Tapi
lihatlah segudang isi hati penuh dengan cinta
Aku
coba kirim kau setangkai bunga
Tapi
kau buang begitu saja
Yaah,,
memang yang kau minta selalu singgahsana
Apa
aku harus bersedih ? atau mungkin tertawa…
Sadarlah
wanita, kau tanpa sang raja kau bukan siapa-siapa
Mungkin
aku hanya berdoa pada sang pencipta
Hanya
dia, yang mampu mempersatukan kita
Tunggulah
kau wanita tahta
Lain
waktu pasti aku dapat bilang cinta
#pecandupena
#rizalwahid
Komentar
Posting Komentar